'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Profil
Sabar dan Syukur oleh Sri Muryani Ilham
17 November 2021 18:00 WIB | dibaca 5

Sabar dan Syukur

Oleh: Dra.Sri Muryani Ilham, M.Ag.

 

Sabar dan syukur bagaikan sayap kiri dan kanan seekor burung.Artinya jika salah satu dari keduanya tidak ada, maka burung itu tak bisa terbang.Demikian pula bagi kehidupan seorang manusia, sabar dan syukur merupakan modal utama hidup manusia. Kita tak akan lulus mengarungi kehidupan jika tidak memiliki modal sabar dan syukur. Terasa timpang dan resah jika salah satu diantaranya tidak melekat pada diri kita.

Pantaslah kata sabar dan syukur keduanya terulang sekitar 90 kali di dalam Al Qur'an dengan berbagai bentuk i'rabnya. Dapat berupa kata perintah seperti ishbiruu dan wasykuruu.Ataupun berupa kalimat janji seperti innallaaha ma'as shaabiriin dan wa man yasykur fa innamaa yasykuru li nafsih

Memang diakui dan disadari bahwa mengimplementasikan dua kata pendek sabar dan syukur, tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan. Perlu pelatihan dan pembiasaan yang istiqamah dalam kehidupan sehari-hari, bahkan kita tak mampu memiliki dua sifat itu tanpa pertolongan dari Allah Yang Maha Shabuur dan Maha Syakuur.

Allah telah memberi bekal kepada kita bagaimana cara memohon pertolongan kepadaNya agar kita menjadi hamba Allah yang sabar dan syukur.

 Inilah do'a yang Allah ajarkan di dalam Al Qur'an:

١. ربٌناافْرِغْعليناصَبْراوتوفٌنامسلمين.

1. Rabbanaa afrigh 'alainaa shabran wa tawaffanaa muslimiin. (QS Al A'raf: 126)

" Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu."

٢. ربٌاوْزِعْنياناشْكرَنعمتكالٌتيانعَمْتعليٌوعلىوالديٌ  وانْاعْملصالِحاترضاهوادخلنيبِرحمتكفي عبادكالصٌالحين.

2. Rabbi auzi'nii an asykura ni'matakal latii an'amta 'alaiyya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shaalihan tardhaahu, wa adkhilnii bi rahmatika fii 'ibaadikas shaalihiin. (QS An Naml 19).

" Wahai Rabb, berikan kesadaran pada diriku agar aku senantiasa mensyukuri nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua kedua orang tuaku.   Juga sadarkan diriku untuk melakukan amal shalih yang Engkau ridhai.Dan masukkanlah aku dengan rahmat Mu ke dalam golongan hamba- hamba Mu yang shalih".

Kedua do'a tersebut ada  kembarannya, artinya ada do'a yang sangat mirip yang terdapat dalam surat lain.

١. ربٌناافْرِغعليناصبراوثبتاقدامناوانصرناعلىالقومالكافرين.

1. Rabbanaa afrigh 'alainaa shabran wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin. (QS Al Baqarah: 250).

" Ya Rabb kami, karuniakan kesabaran kepada kami, dan kokohkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami dari (gangguan) orang-orang kafir."

٢. ربٌاوزعنياناشكرنعمتكالتيانعمتعليٌوعلىوالديٌواناعملصالحاترضاهواصْلِحْليفيذرٌيٌتياِنٌيتُبْتُاليكوانٌيمنالمسلمين.

2. Rabbi auzi'nii an asykura ni'matakal latii an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya, wa an a'mala shaalihan tardhaahu, wa ashlihlii fii dzurriyyatii, innii tubtu ilaika wa innii  minal muslimiin. (QS An Naml: 19)

" Ya Rabb, berikan kepadaku kesadaran untuk selalu mensyukuri nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku.Sadarkan pula diriku untuk selalu melakukan amal shalih yang Engkau ridhai.Dan jadikan anak keturunanku menjadi hamba Mu yang shalih. Sungguh aku bertaubat kepada Mu dan sungguh aku berserah diri kepada Mu." 

Semoga kita menjadi hamba Allah yang sabar dan bersyukur sebagaimana do'a yang diajarkan Rasulullah:

" Ya Allah, jadikan aku orang yang sabar. Jadikan aku orang yang bersyukur.Jadikan aku orang yang dalam pandanganku kecil tetapi dalam pandangan orang lain aku besar."

 Demikian semoga tulisan ini bermanfaat dan memberi pencerahan kepada penulisnya dan kepada pembaca semuanya.

HADANALLAH WA IYYAKUM, NASHRUN MINALLAH.

Penulis adalah Ketua Mj.Tabligh PDA Kota Tangerang Selatan.

Shared Post:
Arsip
Profil Terbaru
Berita Terbaru